Minggu, 16 Oktober 2016

PERBEDAAN SISTEM PEMERINTAHAN PRESIDENSIAL DAN KOMUNIS DILIHAT DARI STRUKUR PEMERINTAHANNYA

          A .       Latar Belakang Masalah
Sistem pemerintahan mempunyai sistem dan tujuan untuk menjaga suatu kestabilan negara itu. Namun di beberapa negara sering terjadi tindakan separatisme karena sistem pemerintahan yang dianggap memberatkan rakyat ataupun merugikan rakyat. Sistem pemerintahan mempunyai fondasi yang kuat dimana tidak bisa diubah dan menjadi statis. Jika suatu pemerintahan mempunya sistem pemerintahan yang statis, absolut maka hal itu akan berlangsung selama-lamanya hingga adanya desakan kaum minoritas untuk memprotes hal hal tersebut.
Begitu pun sistem pemerintahan Presidensial dan Komunis mempunya struktur pemerintahan yang sangat berbeda karena setiap negara mempunya kebijakan dan sistemnya masing-masing.

B.        PEMBAHASAN MASALAH
            1. Sistem Pemerintahan Presidensial dan Komunis berdasarkan Struktur Pemerintahan
Sistem presidensial (presidensial), atau disebut juga dengan sistem kongresional, merupakan sistem pemerintahan negararepublik di mana kekuasan eksekutif dipilih melalui pemilu dan terpisah dengan kekuasan legislatif. Menurut Rod Hague, pemerintahan presidensiil terdiri dari 3 unsur yaitu:


Presiden yang dipilih rakyat memimpin pemerintahan dan mengangkat pejabat-pejabat pemerintahan yang terkait. Presiden dengan dewan perwakilan memiliki masa jabatan yang tetap, tidak bisa saling menjatuhkan. Tidak ada status yang tumpang tindih antara badan eksekutif dan badan legislatif.



Dalam sistem presidensial, presiden memiliki posisi yang relatif kuat dan tidak dapat dijatuhkan karena rendah subjektif seperti rendahnya dukungan politik. Namun masih ada mekanisme untuk mengontrol presiden. Jika presiden melakukan pelanggaran konstitusi, pengkhianatan terhadap negara, dan terlibat masalah kriminal, posisi presiden bisa dijatuhkan. Bila ia diberhentikan karena pelanggaran-pelanggaran tertentu, biasanya seorang wakil presiden akan menggantikan posisinya. Model ini dianut oleh Amerika Serikat, Filipina, Indonesia dan sebagian besar negara-negara Amerika Latin dan Amerika Tengah.

·         Kelebihan Sistem Presidensil
Ø    Badan eksekutif lebih stabil kedudukannya sebab tidak tergantung pada parlemen
Ø    Bahwa seorang Menteri tidak dapat di jatuhkan Parlemen karena bertanggung jawab kepada presiden.
Ø    Pemerintah dapat leluasa karena tidak ada bayang-bayang krisis kabinet
Ø  Legislatif bukan tempat kaderisasi untuk jabatan-jabatan eksekutif sebab dapat diisi oleh orang luar termasuk juga anggota parlemen sendiri.
Ø  Masa jabatan badan eksekutif lebih pasti dengan jangka waktu tertentu. Misalkan, masa jabatan Presiden Amerika Serikat selama empat tahun, sedangkan Presiden Indonesia lima tahun.
Ø  Penyusun program kerja kabinet lebih mudah disesuaikan dengan jangka waktu masa jabatannya.
·         Kekurangan Sitem Presidensial
Ø  Sistem pertanggungjawaban kurang begitu jelas
Ø  Pengawasan rakyat lemah
Ø  Kekuasaan eksekutif diluar pengawasan langsung badan legislatif sehingga dapat menimbulkan kekuasaan mutlak
Ø  Pembuatan keputusan/kebijakan publik umumnya hasil tawar-menawar antara eksekutif & legislatif sehingga dapat terjadi keputusan tidak tegas & memakan waktu yang lama.
Ø  Pengaruh rakyat dalam kebikajan politik negara kurang mendapat perhatian

Hasil gambar untuk garuda
            Ini salah satu contoh gambar sistem pemerintahan presidensial yaitu Indonesia.Oleh karena itu Indonesia sediri dipimpin oleh Presiden dan Wakilnya.

Pengertian Sistem Pemerintahan Komunisme. Istilah komunisme sering dicampuradukkan dengan Marxisme. Komunisme adalah ideologi yang digunakan partai komunis di seluruh dunia. Racikan ideologi ini berasal dari pemikiran Lenin sehingga dapat pula disebut “Marxisme-Leninisme”. Dalam komunisme perubahan sosial harus dimulai dari peran Partai Komunis.

Munculnya Sistem Komunisme merupakan koreksi terhadap paham kapitalisme di awal abad ke-19, dalam suasana yang menganggap bahwa kaum buruh dan pekerja tani hanyalah bagian dari produksi dan yang lebih mementingkan kesejahteraan ekonomi. Namun dalam perkembangan selanjutnya, muncul beberapa faksi internal dalam komunisme antara penganut komunis teori dan komunis revolusioner yang masing-masing mempunyai teori dan cara perjuangan yang berbeda dalam pencapaian masyarakat sosialis untuk menuju dengan apa yang disebutnya sebagai masyarakat utopia.


·         Kelebihan Sistemn Komunisme
• Karena perekonomian sepenuhnya ditangani oleh pemerintah, baik dalam hal perncanaan, pengorganisasian, pelaksanaan, dan pengawasan maka pemerintah lebih mudah mengendalikan inflasi, pengangguran atau berbagai keburukan ekonomi lainnya.

• Pemerintah menentukan jenis kegiatan produksi sesuai dengan perencanaan sehingga pasar barang dalam negri berjalan dengan lancer.
• Relatif mudah melakukan distribusi pendapatan.
• Jarang terjadi krisis ekonomi karena kegiatan ekonomi direncanakan oleh pemerintah.
• Tidak ada pembagian kelas apapun ketimpangan yang ada


·         Kekurangan Sistem Komunisme
• Pers dijadikan alat propaganda oleh pemerintah untuk menyebarkan nilai – nilai komunis

• Mematikan inisiatif individu untuk maju, sebab segala kegiatan diatur oleh pusat
• Sering terjadi monopoli yang merugikan masyarakat
• Masyarakat tidak memiliki kebebasan dalam memiliki sumber daya.

Hasil gambar untuk simbol sistem pemerintahan komunis cina

Ini salah satu simbol negara penganut sistem pemerintahan komunis.Banyak negara yag menganut sistem ini salah satunya adalah cina.

C.        KESIMPULAN
         Dari kesimpulan yang bisa diambil,setiap negara mempunyai sistem pemerintahan yang berbeda-beda dan sistem pemerintahannya itu pun mempunyai kelebihan da kekurangan masing-masing.peran setiap pemerintah dan masyarakat sangat membantu terwujudnya sistem pemerintahan yang sesuai diiginkan negara yang menganut sistem pemerintahannnya masing-masing.