PERBEDAAN SISTEM
PEMERINTAHAN PRESIDENSIAL DAN KOMUNIS DILIHAT DARI STRUKUR PEMERINTAHANNYA
A . Latar Belakang Masalah
Sistem pemerintahan mempunyai sistem
dan tujuan untuk menjaga suatu kestabilan negara itu. Namun di beberapa negara
sering terjadi tindakan separatisme karena sistem pemerintahan yang dianggap
memberatkan rakyat ataupun merugikan rakyat. Sistem pemerintahan mempunyai
fondasi yang kuat dimana tidak bisa diubah dan menjadi statis. Jika suatu
pemerintahan mempunya sistem pemerintahan yang statis, absolut maka hal itu
akan berlangsung selama-lamanya hingga adanya desakan kaum minoritas untuk
memprotes hal hal tersebut.
Begitu pun sistem pemerintahan
Presidensial dan Komunis mempunya struktur pemerintahan yang sangat berbeda
karena setiap negara mempunya kebijakan dan sistemnya masing-masing.
B. PEMBAHASAN
MASALAH
1. Sistem Pemerintahan Presidensial
dan Komunis berdasarkan Struktur Pemerintahan
Sistem
presidensial (presidensial), atau
disebut juga dengan sistem kongresional, merupakan sistem pemerintahan negararepublik
di mana kekuasan eksekutif dipilih melalui pemilu dan terpisah dengan kekuasan
legislatif. Menurut Rod Hague, pemerintahan presidensiil terdiri dari 3 unsur
yaitu:
Presiden yang dipilih rakyat memimpin pemerintahan dan mengangkat
pejabat-pejabat pemerintahan yang terkait. Presiden dengan dewan perwakilan
memiliki masa jabatan yang tetap, tidak bisa saling menjatuhkan. Tidak ada
status yang tumpang tindih antara badan eksekutif dan badan legislatif.
Dalam sistem presidensial, presiden memiliki posisi yang relatif kuat dan
tidak dapat dijatuhkan karena rendah subjektif seperti rendahnya dukungan
politik. Namun masih ada mekanisme untuk mengontrol presiden. Jika presiden
melakukan pelanggaran konstitusi, pengkhianatan terhadap negara, dan terlibat
masalah kriminal, posisi presiden bisa dijatuhkan. Bila ia diberhentikan karena
pelanggaran-pelanggaran tertentu, biasanya seorang wakil presiden akan
menggantikan posisinya. Model ini dianut oleh Amerika Serikat, Filipina,
Indonesia dan sebagian besar negara-negara Amerika Latin dan Amerika Tengah.
·
Kelebihan
Sistem Presidensil
Ø Badan eksekutif lebih stabil
kedudukannya sebab tidak tergantung pada parlemen
Ø Bahwa seorang Menteri tidak dapat di
jatuhkan Parlemen karena bertanggung jawab kepada presiden.
Ø Pemerintah dapat leluasa karena
tidak ada bayang-bayang krisis kabinet
Ø Legislatif bukan tempat kaderisasi
untuk jabatan-jabatan eksekutif sebab dapat diisi oleh orang luar termasuk juga
anggota parlemen sendiri.
Ø Masa jabatan badan eksekutif lebih
pasti dengan jangka waktu tertentu. Misalkan, masa jabatan Presiden Amerika
Serikat selama empat tahun, sedangkan Presiden Indonesia lima tahun.
Ø Penyusun program kerja kabinet lebih
mudah disesuaikan dengan jangka waktu masa jabatannya.
·
Kekurangan
Sitem Presidensial
Ø Sistem pertanggungjawaban kurang
begitu jelas
Ø Pengawasan rakyat lemah
Ø Kekuasaan eksekutif diluar
pengawasan langsung badan legislatif sehingga dapat menimbulkan kekuasaan
mutlak
Ø Pembuatan keputusan/kebijakan publik
umumnya hasil tawar-menawar antara eksekutif & legislatif sehingga dapat
terjadi keputusan tidak tegas & memakan waktu yang lama.
Ø Pengaruh rakyat dalam kebikajan
politik negara kurang mendapat perhatian
Ini salah satu contoh gambar sistem pemerintahan
presidensial yaitu Indonesia.Oleh karena itu Indonesia sediri dipimpin oleh
Presiden dan Wakilnya.
Pengertian
Sistem Pemerintahan Komunisme. Istilah komunisme sering dicampuradukkan dengan
Marxisme. Komunisme adalah ideologi yang digunakan partai komunis di seluruh
dunia. Racikan ideologi ini berasal dari pemikiran Lenin sehingga dapat pula
disebut “Marxisme-Leninisme”. Dalam komunisme perubahan sosial harus dimulai
dari peran Partai Komunis.
Munculnya Sistem Komunisme merupakan koreksi terhadap paham kapitalisme di awal abad ke-19, dalam suasana yang menganggap bahwa kaum buruh dan pekerja tani hanyalah bagian dari produksi dan yang lebih mementingkan kesejahteraan ekonomi. Namun dalam perkembangan selanjutnya, muncul beberapa faksi internal dalam komunisme antara penganut komunis teori dan komunis revolusioner yang masing-masing mempunyai teori dan cara perjuangan yang berbeda dalam pencapaian masyarakat sosialis untuk menuju dengan apa yang disebutnya sebagai masyarakat utopia.
·
Kelebihan Sistemn Komunisme
• Karena
perekonomian sepenuhnya ditangani oleh pemerintah, baik dalam hal perncanaan,
pengorganisasian, pelaksanaan, dan pengawasan maka pemerintah lebih mudah
mengendalikan inflasi, pengangguran atau berbagai keburukan ekonomi lainnya.
• Pemerintah menentukan jenis kegiatan produksi
sesuai dengan perencanaan sehingga pasar barang dalam negri berjalan dengan
lancer.
• Relatif mudah melakukan distribusi pendapatan.
• Jarang terjadi krisis ekonomi karena kegiatan
ekonomi direncanakan oleh pemerintah.
• Tidak ada pembagian kelas apapun ketimpangan
yang ada
·
Kekurangan Sistem Komunisme
• Pers dijadikan
alat propaganda oleh pemerintah untuk menyebarkan nilai – nilai komunis
• Mematikan inisiatif individu untuk maju, sebab
segala kegiatan diatur oleh pusat
• Sering terjadi monopoli yang merugikan masyarakat
• Masyarakat tidak memiliki kebebasan dalam
memiliki sumber daya.
Ini salah satu simbol negara penganut sistem
pemerintahan komunis.Banyak negara yag menganut sistem ini salah satunya adalah
cina.
C. KESIMPULAN
Dari
kesimpulan yang bisa diambil,setiap negara mempunyai sistem pemerintahan yang
berbeda-beda dan sistem pemerintahannya itu pun mempunyai kelebihan da
kekurangan masing-masing.peran setiap pemerintah dan masyarakat sangat membantu
terwujudnya sistem pemerintahan yang sesuai diiginkan negara yang menganut
sistem pemerintahannnya masing-masing.
Tidak ada komentar:
Posting Komentar